Tribratanews.polri.go.id - Jambi. Ditpolairud Polda Jambi mengambil langkah inovatif untuk mendukung perkembangan anak-anak dan remaja dengan membentuk Tim Kesenian Hadroh sebagai upaya menciptakan kegiatan positif di tengah komunitas pemukiman tersebut.
Dipelopori oleh Direktur Ditpolairud Polda Jambi, Kombes Pol. Agus Tri Waluyo, S.I.K, M.H., menyatakan keprihatinannya terhadap pengaruh negatif seperti narkoba, tawuran, dan geng motor yang dapat mengancam masa depan generasi muda.
“Kita melihat pentingnya memberikan alternatif kegiatan yang mendidik dan positif bagi anak-anak dan remaja,” ungkap Kombes Pol. Agus Tri Waluyo. Senin (20/1/25)
Ditpolairud Polda Jambi berkolaborasi dengan Ustaz Idham, seorang pembimbing anak-anak dan remaja di wilayah tersebut. Mereka membentuk Tim Hadroh bernama "Bahrul Huda" yang kini beranggotakan puluhan anak dan remaja Pulau Pandan. Selain berlatih hadroh, anggota tim juga mengikuti kegiatan keagamaan seperti pengajian rutin di musala yang berada di kantor Ditpolairud.
Kombes Pol. Agus Tri Waluyo menyampaikan bahwa program ini tidak hanya melestarikan kesenian Islami, tetapi juga bertujuan untuk mengarahkan generasi muda agar lebih produktif.
“Alhamdulillah, apa yang kita rencanakan berjalan lancar. Anak-anak sangat antusias, bahkan tim hadroh kita sudah diminta tampil dalam acara pernikahan di Pulau Pandan,” jelas Dirpolairud Polda Jambi
Kegiatan ini diharapkan tidak hanya memberikan dampak positif bagi anak-anak dan remaja, tetapi juga menjadi sarana untuk mempererat hubungan antara Ditpolairud Polda Jambi dengan masyarakat Pulau Pandan.
Dengan langkah ini, Ditpolairud Polda Jambi membuktikan bahwa kepedulian terhadap generasi muda adalah investasi penting untuk menciptakan masyarakat yang lebih baik di masa depan.
(pt/hn/nm)