Tribratanews.polri.go.id - NTT. Polisi lalu lintas dari Direktorat Lalu lintas Polda NTT memanfaatkan hari Minggu untuk terus melakukan kampanye keselamatan berlalu lintas.
Polisi menyasar warga yang selesai beribadah untuk menyampaikan berbagai pesan keselamatan berlalu lintas. Minggu(2/3/2025), anggota Dit Lantas Polda NTT mendatangi gereja katolik Paroki Noelmina Bunda Orang Miskin di Kecamatan Takari, Kabupaten Kupang.
AKP Endah Neno dari Subdit Kamsel Dit Lantas Polda NTT dan anggota diterima Romo Beatus Ninu, Pr dan ketua serta pengurus Dewan Pastoral Paroki (DPP), suster dan pengurus Kelompok Umat Basis (KUB).
AKP Endah Neno pada kesempatan bertemu dengan umat di gereja Bunda Orang Miskin memberikan sejumlah pesan lalu lintas untuk kampanye keselamatan lalu lintas agar umat tertib berlalu lintas dengan mematuhi peraturan berlalu lintas
Mantan Kasat Lantas Polres Kupang ini mengingatkan bahwa ke gereja bukan alasan tidak pakai helm. "Gereja bukan alasan tidak pakai helm, tapi harus tertib berlalu lintas," ujar AKP Endah Neno.
Disebutkan kalau pihaknya menemukan masih banyak pengguna jalan yang mengendarai sepeda motor tidak memakai helm. "Angka kecelakaan di wilayah NTT dalam tahun 2023 dan 2024 cukup tinggi sehingga mari kita tertib berlalu lintas untuk keselamatan diri sendiri," ujarnya. Wilayah Takari juga merupakan jalur lintas antar beberapa kabupaten di NTT dan jalur lintas ke negara Timor Leste yang dilintasi banyak kendaraan sehingga masyarakat diminta untuk terus tertib dan taat berlalu lintas.
Aguatinus Sau selaku Ketua DPP Noelmina menyebutkan kalau kehadiran anggota lalu lintas ditengah umat membawa angin segar karena ada kepedulian terhadap umat untuk tertib berlalu lintas.
"Terima kasih Kapolri, Kapolda dan Dir Lantas Polda NTT yang selalu mengingatkan dan selalu hadir saat kami dilanda bencana alam banjir dan tanah longsor beberapa waktu lalu," ujarnya. Ia meyakini dengan penertiban lalu lintas maka angka kecelakaan lalu lintas bisa berkurang.
(nf/hn/nm)